Sabtu, 12 November 2011

Algoritma Bab II

Klasifikasi bahasa pemograman.

  • ·         Low level
  • ·         Middle level
  • ·         High level
  • ·         Berorientasi objek


Low level
·         Berorientasi pada mesin
·         Programmer harus dapat berfikir berdasarkan logika mesin.
·         Kurang fleksible
Contoh: assembly

Middle level:
·         Menggunakan aturan gramatikal dalam penulisan ekspresi atau pernyataan.
·         Bahasa muda dipahami
·         Memiliki intruksi tertentu yang dapat langsung diakses oleh computer.

High level:
·         Memilki aturan gramatikal dalam penulisan ekspresi
·         Menggunakan standar bahasa yang dapat dipahami
Contoh: pascal, power basic


Objek oriented.
·         Mengandung “kapsul” yang berisi fungsi-fungsi untuk menyelesaikan masalah.
·         Programmer cukup memasukan kriteria-kriteria tertentu (yang  dikehendaki) untukmenyelesaikan masalah.




Pengolahan data:
1.       Tipe data
2.       Variable
3.       Konstata
4.       Operator
5.       ekspresi

1 karakter =  1 byte
1 byte = 8 bite

pemilihan tipe data
·         sesuaikan dengan jenis data yang akan diambil.
·         Sesuaikan dengan kebutuhan memori
Variable:
·         Sebutan bagi lokasi memory untuk menyimpan data.
·         Hanya dapat menyinpan data dengan tipe tertentu.
·         Penyimpanan data baru akan menimpa/menghapus data lama.
·         Selama proses berlangsung isi variable bisa berubah – ubah.

Penamaan variable:
1.       Diawali dengan huruf kecil.kata berikutnya diawali dengan huruf capital.
2.       Tidak mengandung space atau symbol khusus seperti {}[]?.<> kecuali _ (underscore)
3.       Lebih dari satu kata harus ditulis dempet.
4.       Variable string dan char diakhiri dengan $

Konstanta :
·         Sama dengan variable namun peerbedaanya konstanta tidak akan berubah dan tidak boleh dirubah data yang ada di dalamnya.
·         Penyimpanan data hanya dilakukan diawal proses.

Penamaan konstanta :
1.       Diawali dengan huruf capital. Dan berikutnya pun demikian.
2.       Untuk yang lain sama seperti penamaan variable.


Operator :
·         Karakter khusus yang digunakan untuk melakukan proses.
·         Memerlukan data untuk diproses disebut dengan operant.
·         Ada yang bersifat “unary” (butuh 1 operant)
·         Ada yang bersifat “binary”  (butuh 2 operant)

Operator pun ada beberapa macam diantaranya
-          Operator matematika
Contoh:  =,+,-,/,*,%  (pemberian_nilai,penjumlahan,pengurangan,pembagian,perkalian,modulus(sisa bagi))
-          Operator relasi
Contoh : ==,≠,<,>,≤,≥ (persamaan,tdk_sama_dngn,kurang_dari,lebih_dari,kurang_dari_sama,lebih_dari_sama)
-          Operator logika
And : logika dan
OR   : logika atau






Ekspresi :
-          Ekspresi matematika
3*4-5+2/52
Ekspresi ini diselesaikan dengan urutan sebagai berikut:
((3*4)-5)+(2/(52))
     (12-5)+(2/25)
             7+0,085
=7,085
-          Ekspresi relasional
10 ==  3 à apakah 10 sama dengan 3
10 ≠ 3 à apakah 10 tidak sama dengan 3
… (dan seterusnya)
-          Ekspresi logika
Cuaca_cerah and jalanan_ramai
-          Ekspresi gabungan

X=1 y=2 z=3    a=1 b=2 c=3

(x+y>z) and  (a*b<c)
(1+2>3) and (1*2<3)
  (3>3)   and    (2<3)
Salah and benar
         Salah

Tidak ada komentar: