Sabtu, 02 Juni 2012

| RAHASIA SHOLAT DI AWAL WAKTU |



Setiap peralihan waktu sholat sebenarnya
menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang
dapat diukur dan dirasakan melalui perubahan
warna alam. Fenomena perubahan warna alam
adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang
terlibat dalam bidang fotografi.

[Waktu Subuh]
Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum
warna biru muda yang bersamaan dengan
frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem
metabolisma tubuh. Jadi warna biru muda atau
waktu Subuh mempunyai rahasia berkaitan
dengan penawar/rezeki dan komunikasi.Mereka
yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun
terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan
akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.
Ini karena tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat
diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam
keadaan roh dan jasad yang ada (yang bersamaan
anatar ruang dan waktu) - dalam arti kata lain jaga
daripada tidur. Disini juga dapat kita gali akan
rahasia diperintahkan sholat diawal waktu.Saat
azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada
pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan
diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada
waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat
Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang
tidak optimum lagi.

[Waktu Dhuhur]
Warna alam seterusnya berubah ke warna hijau
(isyraq & dhuha) dan kemudian warna kuning
menandakan masuknya waktu Dhuhur. Spektrum
warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi
perut dan hati yang berkaitan dengan sistem
pencernaannya. Warna kuning ini mempunyai
rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi
mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat
Dhuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya
akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat
cerianya. Orang yang terkena sakit perut ceria
tidak ?

[Waktu Ashar]
Kemudian warna alam akan berubah kepada
warna oren, yaitu masuknya waktu Ashar di mana
spektrum warna pada waktu ini bersamaan
dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis
yang merangkumi sistem reproduktif. Rahasia
warna oranye ialah kreativiti. Orang yang kerap
tertinggal Ashar akan hilang daya kreativitasnya
dan lebih malang lagi kalau di waktu Ashar ini jasad
dan roh seseorang ini terpisah . Dan jangan lupa,
tenaga pada waktu Ashar ini amat diperlukan oleh
organ-organ reproduktif kita

[Waktu Maghrib]
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna
merah dan di waktu ini kita kerap dinasehatkan
oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar
rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini
menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan
ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat
bertenaga karena mereka resonan dengan alam.
Mereka yang sedang dalam perjalanan juga
sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (sholat
Maghrib dulu) karena banyak interferens (seperti
fatamargana) terjadi pada waktu ini yang boleh
menyusahkan mata kita. Rahasia waktu Maghrib
atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi
otot, saraf dan tulang.

[Waktu Isya]
Apabila masuk waktu Isyak, alam berubah ke
warna Indigo dan seterusnya memasuki fasa
Kegelapan. Waktu Isyak ini menyimpan rahasia
ketenteraman dan kedamaian di mana
frekuensinya bersamaan dengan sistem kontrol
otak. Mereka yang kerap ketinggalan Isyaknya akan
selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang
berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah
waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini
dipanggil tidur Delta dimana keseluruhan sistem
tubuh berada dalam masa istirahat.
Selepas tengah malam, alam mulai bersinar
kembali dengan warna putih, merah jambu dan
seterusnya ungu di mana adalah bersamaan
dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus
dan hipotalamus. Tubuh sepatutnya bangkit
kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini
dipanggil Qiamullail.
Begitulah secara ringkas tentang hubungan waktu
sholat dengan warna alam. Manusia kini
seharusnya telah sadar akan kepentingan tenaga
alam ini dan inilah faktor adanya bermacam-
macam kaedah meditasi yang dicipta seperti taichi,
qi-gong dan sebagainya. Semuanya dicipta untuk
menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh.
Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur
kerana telah di’kurniakan’ syariat sholat oleh Allah
SWT tanpa perlu kita memikirkan bagaimana
hendak menyerap tenaga alam ini. Hakikat ini
seharusnya menyadarkan kita bahwa Allah SWT
mewajibkan sholat ke atas hambaNya atas sifat
pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta
karena Dia tahu hamba-Nya ini sangat
memerlukannya...

1 komentar:

Unknown mengatakan...

keren bro.. asek asek. sek aktif ngeblog ta. nek aktif ayo tak kancani. ok
lumpulkan artikel yg bermanfaat. semangat